Tampilkan posting dengan label regional. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label regional. Tampilkan semua posting

Jumat, 30 Desember 2016

Bupati Natuna Lantik Ratusan Pejabat, Sekda Diganti



BATAMNEWS.CO.ID, Natuna - Sehari sebelum akhir tahun, Bupati Natuna, Hamid Rizal mengukuhkan dan melantik ratusan pejabat eselon II, III dan IV, Jumat (30/12/2016).
Sesuai dengan SK Bupati Nomor 145/BKD/2016 tersebut pejabat yang dilantik kembali dan dikukuhkan pada hari ini adalah 1 orang pejabat eselon II yakni Sekda, Wan Siswandi yang sebelumnya menjabat sebagai Kadishubkominfo Kabupaten Natuna. Sementara itu Sekda sebelumnya, Syamsurizon pindah sebagai staf ahli bidang politik dan pemerintahan jabatan eselon II B.
Kemudian ada 18 orang pejabat eselon II B, 38 orang pejabat eselon III A, 63 orang pejabat eselon III B, 224 orang pejabat eselon IV A dan 25 orang pejabat eselon IV B.
Sementara pejabat yang baru dilantik yakni untuk eselon II B ada 9 orang, Eselon III A ada 24 orang, Eselon III B ada 30 orang, Eselon IV A sebanyak 24 orang dan Eselon IV B sejumlah 22 orang.
Beberapa Perubahan terjadi pada Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di lingkup Pemkab Natuna sebelumnya. Hal ini mengakibatkan pemecahan dan penyatuan beberapa bagian di beberapa dinas.
Mutasi dan promosi jabatan yang terjadi ini seperti Agus Supardi yang sebelumnya Kadisdik dilantik sebagai Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Basri sebagai Kepala Kantor Perpustakaan Daerah, Marka DJ sebagai Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Helmi Wahyuda sebagai Kadisperindag, Kartina Riawita sebagai Kadinsos dan Perlindungan Anak.
Minwardi yang sebelumnya menjabat Kadis PU dilantik sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ilham Kauli yang sebelumnya Kadistamben dilantik menjadi Kadis Kependudukan. Husyaini sebagai Kadisnakersostrans, Iskandar DJ sebagai Kadishub. Sementara Erwita Yuda Kepala BKD
Untuk para camat, Asmarajuana sebagai Camat Bunguran Timur, Saidir sebagai Camat Bunguran Tengah, Erwenadi Camat Bunguran Selatan, Ferizaldi  Camat Bunguran Barat, Hadir Camat Serasan Timur, Ahmad Camat Bunguran Timur Laut. Sementara Idris yang sebelumnya menjabat lurah Ranai Kota diangkat menjadi Camat Suak Midai.
Bupati Natuna, Hamid Rizal meminta para pejabat khususnya eselon II untuk sering-sering turun ke lapangan dan belajar hal-hal yang belum dikuasai.
"Jangan sampai ada masalah. Kalau ada hal yang kurang jelas maka wajib tanya pada yang tahu. Sering-sering melihat keluar, jangan hanya duduk dalam ruangan," ujarnya
Jabatan ini ditegaskannya bukan sebuah hadiah, namun meruoakan hasil proses seleksi terbuka yang dilakukan beberapa waktu lalu yang sesuai aturan. "Kita menempatkan PNS yang memenuhi syarat kualifikasi dan kompetensi," sebutnya.
Sebelumnya Pemkab sudah melakukan proses seleksi dan lelang jabatan di Aula Natuna Hotel selama beberapa hari.
read more...

Sekretaris PLN Batam Bicara Soal Isu Rencana Mogok



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Sebanyak 480 orang karyawan bright PLN Batam berencana melakukan aksi mogok kerja selama tiga hari pada awal tahun 2017 mendatang. 
Namun, pihak manajemen bright PLN Batam meminta dan menegaskan pada karyawan untuk tidak melakukan aksi mogok tersebut.
Berikut kutipan wawancara batamnews.co.id dengan Sekretaris Perusahaan bright PLN Batam, Samsul Bahri, Rabu (28/12/2016).

Karyawan akan mogok kerja, apakah Bapak sudah tahu sebelumnya?
Saya mengetahuinya justru dari rekan-rekan media. Media meminta tanggapan saya terkait aksi mogok tersebut. Karena awalnya belum mengetahui secara pasti, saya meminta jangan lakukan mogok dan kita diskusikan dulu antara manajemen dan Serikat Pekerja untuk mencari solusinya.

Mendengar informasi itu, apa tanggapan dari PLN Batam sendiri?
Baik, saat itu juga saya informasikan pada Dirut, dan Dirut langsung perintahkan saya menemui Serikat Pekerja untuk memberikan arahan.
Sore itu juga, saya menemui Pak Bukti Pangabean (Sekjen Serikat Pekerja) dan Ketua Serikat Pekerja (Pak Mulnawarman) untuk tidak lakukan aksi mogok. Saya mencoba memberikan pengarahan apa yang bakal terjadi apabila karyawan mogok, seperti jalannya perekonomian di Batam pasti terganggu dan kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas juga terganggu dan lain sebagainya.
Pada intinya Manajemen (Pak Dirut) melarang aksi yang mengakibatkan terganggunya sistem kelistrikan di Batam-Bintan dan bright PLN Batam harus professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus bekerja seoptimal mungkin dengan segala keterbatasan sesuai kemampuan kita.

Mendengar masukan dari Bapak, apa tanggapan dari serikat?
Respon Pak Bukti sangat baik. Itu kan hak warga negara yang diatur Undang-undang untuk menyampaikan aspirasi, karena payung hukum perseroan dengan serikat pekerja kan beda. Namun, beliau tetap akan berkirim surat dulu kepada Pemprov dan DPRD Kepri untuk menanyakan kepastian. 
"Beliau (Bukti Pangabean) tetap akan berkirim surat ke Pemprov. Surat itu sebagai bentuk keresahan karyawan,"

Bisa dijelaskan apa yang diresahkan mereka dan kepastian yang mereka minta?
Baik, saya jelaskan sedikit. Di PLN Batam 90 persen status karyawan sebagai pegawai organik yang perekrutannya dilakukan oleh PLN Batam, sedangkan 10% nya adalah pegawai tugas karya. Mereka takut nasib mereka bakal seperti PLN Tarakan, karena tidak ada dukungan dari pemerintah. Awal tahun 2017 ini PLN Tarakan diambil alih oleh PLN Persero.
Kemudian kepastian yang mereka tanyakan penyesuaian tarif yang diajukan perusahaan. Seandainya ditolak, yang mereka takutkan bisa jadi seperti PLN Tarakan.
"Mereka resah, seandainya nasib PLN Batam sama seperti PLN Tarakan, nasib mereka menjadi abu-abu bahkan bisa terkena PHK. Sementara mereka hanya karyawan organik, kalau yang karyawan tugas karya bisa balik ke PLN (Persero),"

Isu berkembang, aksi ini dipelopori oleh pihak manajemen?
Tergantung sudut pandang masing-masing orang menilai hal tersebut. Yang pasti, pihak manajemen dengan tegas mengatakan pada serikat pekerja bahwa jangan sampai ada aksi mogok.
"Itu murni dari mereka (karyawan), perusahaan malah tidak tahu. Saya katakan pada Bukti dan kawan-kawan SP, percayakan saja hasilnya pada DPRD dan Gubernur, kita harus percaya, bahwa pemerintah bakal memberikan yang terbaik,"
"Saat coffee morning dengan pegawai beberapa waktu lalu Dirut juga menyampaikan bahwa jangan gegabah untuk melakukan aksi mogok, boleh saja meyampaikan aspirasi namun dengan cara yang terhormat dan tidak merugikan pihak manapun,".
"Beliau juga berpesan kepada kami untuk tetap melayani masyarakat secara optimal sesuai dengan kemampuan PLN Batam saat ini,"
kita adalah operator yang hanya menjalankan perintah regulator.

Hampir satu tahun, sebanyak 7 kali pembahasan, hasilnya pembahasan di DPRD seperti apa?
Sejauh ini belum ada hasil, masih sebatas pembahasan. Tapi, hingga saat ini belum ada juga kepastian dan jawaban.
Saya jelaskan sedikit, penyesuian tarif sektor rumah tangga belum dilakukan sejak 8 tahun ini, sementara jumlah pelanggan terus bertambah dan pertumbuhan pelanggan rumah tangga di Batam juga semakin meningkat. Lihat saja perumahan baru semakin banyak sedangkan industri malah berkurang. 
Sejauh ini PLN Persero yang disubsidi pemerintah Desember ini tarifnya sudah naik lagi dari bulan sebelumnya, tarif PLN Persero sekarang Rp 1.472,72 per kWh. Kami hanya minta sesuai biaya produksi rumah tangga yang kami ajukan sebesar Rp 1.352 per kWh, tarifnya masih jauh dibawah PLN Persero.  
Beban puncak saat ini 380 MW. Itu untuk Batam-Bintan, kalau Bintan hanya sekitar 60 MW, sisanya Batam. Agar keandalan listrik tetap terjaga, harus ada satu mesin yang standby seandainya ada perbaikan, kalau sudah seperti itu tidak perlu lagi pemadaman secara bergilir.
Saya rasa pelayanan saat ini sudah cukup bagus, yang dulu orang bayar listrik harus antre lama dan datang ke Batam Centre. Saat ini cukup di daerah setempat sudah tersedia loket pembayaran. Kemudian, seandainya ada kerusakan, team quick response standby 24 jam.
"Mekanismenya kami serahkan pada DPRD Kepri, mau naiknya bertahap, sekaligus terserah. Kami hanya butuh jawaban iya atau tidak, jadi wajar karyawan pun ikut prihatin,".

read more...

Waspada Macet Malam Tahun Baru, Ini Pengalihan Rute Lalu Lintas



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Menjelang pergantian Tahun Baru 2017, Satuan Polisi Lalu Lintas Polresta Barelang melakukan pengalihan rute jalan untuk menghindari kemacetan pada malam puncak pergantian tahun, Sabtu (31/12/2016).
Pengalihan arus tersebut, bertujuan untuk menghindari kemacetan saat warga yang hendak menuju Dataran Engku Putri untuk merayakan pergantian tahun. Polisi telah menyiapkan rute-rute bagi pengendara agar tidak terjebak kemacetan.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani, mengatakan kalau ada beberapa jalan yang dialihkan, yaitu dari Ocarina harus lurus ke Bundaran BP Batam dan menuju ke Mega Mall.
Kemudian kendaraan lurus ke Simpang Panasonic. Sedangkan kendaraan dari Simpang Frengki menuju bundaran BP Batam akan dialihkan ke Simpang Gelael dan kemudian belok ke arah Ocarina.
"Pada intinya, jalan yang mengarah ke Dataran Engku Putri akan disterilkan dari kendaraan, sehingga tidak terjadi kemacetan parah," Kata Kasat Lantas.
Kemudian, pihak kepolisian juga sudah mempersiapkan beberapa titik parkir kendaraan di dekat lokasi yang diperkirakan terjadi penumpukan warga untuk merayakan pesta malam pergantian tahun baru di Engku Putri.
"Untuk parkir kendaraan, kita juga telah menyiapkan di sekitar lokasi, seperti halaman Kantor DPRD Batam di Asrama Haji dan depan Asrama Haji, Kantor Jasa Raharja," kata Kompol Andar.
Demi kelancaran, polisi akan mempersiapkan sejak pagi. Kemudian untuk penutupan jalan dan pengalihat rute akan dilakukan sejak sore. "Pengalihan arus nanti mulai dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB," ucapnya.
Sementara untuk rute di kawasan Jembatan Barelang berbeda pengaturanya. Sebab, seperti tahun sebelumnya, masyarakat banyak berlibur pada tanggal 1 Januari. Dan tempat yang mereka tuju yaitu Jembatan 1 Barelang sampai ke Jembatam 6.
Untuk Jembatan Barelang sendiri, pihaknya akan menutup akses mulai dari Jembatan 3 menuju ke Tembesi pada pagi hingga siang. Hal itu dikarenakan arus akan padat dengan kendaraan masyarakat yang akan pergi berlibur.
Begitu juga sebaliknya. Arus dari Tembesi menuju Jembatan Barelang akan ditutup mulai ‪pukul 15.00‬ WIB hingga malamnya, dikarenakan padatnya kendaraan yang balik dari arah Jembatan Barelang.
"Memang nanti akan sangat padat, karena masyarakat pergi dan pulang dalam waktu yang bersamaan," ujar Andar.
read more...

Jefridin Ucapkan Sumpah Jadi Sekda Batam di Tengah Hujan Deras dan Petir



BATAMNEWS.COMID, Batam - Walikota Batam Rudi melantik 1.141 pegawai pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam di Dataran Engku Puteri, Jumat (30/12/2016). Pelantikan pejabat baru dan pengukuhan pejabat itu diwarnai hujan deras.
Pelantikan eselon II, III dan IV itu tetap berlangsung walaupun dilanda hujan deras, angin kencang dan sesekali disertai petir.
Pada pengambilan sumpah, Jefridin dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Batam yang baru. Dengan memakai baju Korpri Jefridin tetap diambil sumpah.
Pelantikan dan pengukuhan ini dilaksanakan untuk memenuhi PP 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.
Berdasarkan Perda SOTK itu, terbentuk 22 dinas dan 4 badan. Selain itu, ada penambahan dari dinas yang dipecah seperti Dinas Pekerjaan Umum yang dipecah menjadi Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman. Kemudian beberapa badan ada juga yang dijadikan dinas.
read more...

Dua Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kediaman Bupati Bintan, Ini Tuntutannya



BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Tanjungpinang melakukan aksi unjuk rasa di depan kediaman Bupati Bintan, Apri Sujadi, Jalan Pramuka, Lorong Sumba, Kamis, (29/12/2016) sekira pukul 12.00 WIB.
Kedua mahasiswa itu Benni Oloan Marpaung dan Asmiyadi membentangkan spanduk bertuliskan, "Turut berduka cita atas kebijakan seleksi ulang Honorer/PTT dan seleksi bagi pelamar umum di Pemkab Bintan yang penuh kesan politisasi dan potensi pecah belah. Semoga kejadian seperti ini, tidak terulang kembali."
Keduanya tidak menjabarkan apa maksud tulisan di spanduk tersebut.
Benni juga memberikan surat kepada Satpol PP yang menjaga kediaman orang nomor satu di Kabupaten Bintan itu untuk diberikan kepada Apri.
Surat tersebut merupakan protes mereka atas kebijakan Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam pelaksanaan seleksi ulang penerimaan honorer/PTT yang diduga terkesan politis.
"Semoga beliau membaca surat tersebut," katanya.
Sebelumnya, kata Benni, aksi mereka akan digelar bersama 20 mahasiswa lainnya namun hanya mereka berdua yang datang.
read more...

Dua Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kediaman Bupati Bintan, Ini Tuntutannya



BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Tanjungpinang melakukan aksi unjuk rasa di depan kediaman Bupati Bintan, Apri Sujadi, Jalan Pramuka, Lorong Sumba, Kamis, (29/12/2016) sekira pukul 12.00 WIB.
Kedua mahasiswa itu Benni Oloan Marpaung dan Asmiyadi membentangkan spanduk bertuliskan, "Turut berduka cita atas kebijakan seleksi ulang Honorer/PTT dan seleksi bagi pelamar umum di Pemkab Bintan yang penuh kesan politisasi dan potensi pecah belah. Semoga kejadian seperti ini, tidak terulang kembali."
Keduanya tidak menjabarkan apa maksud tulisan di spanduk tersebut.
Benni juga memberikan surat kepada Satpol PP yang menjaga kediaman orang nomor satu di Kabupaten Bintan itu untuk diberikan kepada Apri.
Surat tersebut merupakan protes mereka atas kebijakan Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam pelaksanaan seleksi ulang penerimaan honorer/PTT yang diduga terkesan politis.
"Semoga beliau membaca surat tersebut," katanya.
Sebelumnya, kata Benni, aksi mereka akan digelar bersama 20 mahasiswa lainnya namun hanya mereka berdua yang datang.
read more...

11 Pelayanan Perizinan Online Bakal Diterapkan Pemko Batam Awal 2017



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini tengah mempersiapkan pengurusan perizinan secara online. Dalam uji coba awal tahun 2017 nanti, Pemko Batam akan menerapkan 11 pelayanan secara online.
Perizinan itu meliputi, SKCK, Domisili Usaha, Domisili Organisasi, Pencaker, SIUP, TDP, Surat Kelahiran, Surat Kematian, Rujukan Berobat, Pendaftaran Berobat dan KIR kendaraan. 
"Ada 11 pelayanan perizinan yang sedang kita uji coba. Aplikasinya saat ini sedang digodok di Kominfo," ujar Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri acara soft opening Best Western Hotel & Resort, Muka Kuning, Rabu (28/12/2016) malam.
Kata Amsakar, aplikasi tersebut sebelumnya sudah dilakukan uji coba. "Yang pasti, hal ini untuk menghindari tatap muka," ujarnya.
"Beberapa waktu lalu kita sudah uji coba dilantai lima Pemko. Waktu itu saya minta Pak Jefridin seakan-akan mengajukan izin domisili, ternyata hanya butuh waktu sebentar dan tidak ada masalah," kata Amsakar.
Tapi, Kominfo saat ini tengah mempersiapkan hal tersebut. Jadi, saat dimulai awal tahun 2017 nanti tidak ada masalah lagi. 
Sambung Amsakar, hal ini sejalan dengan program pemerintah, seperti yang disampaikan MenPAN-RB. Boleh ada dua instansi, tapi tetap satu pintu.
"Nanti contohnya seperti pengurusan izin reklame, ada yang di BP Batam dan Pemko. Jadi, nanti masyarakat tidak perlu kesana kemari lagi, cukup satu pintu saja," kata Amskar menjelaskan.
read more...

Puji Walikota Batam, MenPAN-RB Asman: Sekarang Sudah Ditemukan Turis Jalan Kaki



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Asman Abnur, merasa senang melihat perkembangan Kota Batam saat ini, seperti perkembangan infrastruktur di Batam.
"Batam harus jadi row model (contoh) nasional. Sekarang kita sudah melihat Pak Wali (Walikota Batam) sudah bekerja keras," ujar MenPAN-RB, Asman Abnur saat memberikan sambutan di acara soft opening Best Western Hotel & Resort di Batam, Rabu (28/12/2016) malam.
Saat ini, kata Asman, jalan sudah tembus kemana-mana. Dulu kita tidak melihat ada turis berjalan kaki di sekitar daerah Jodoh dan Nagoya. 
"Sekarang kita sudah ditemukan turis berjalan kaki di Jodoh dan Nagoya. Kalau bisa pohonnya dibikin yang rindang lagi pak wali," ujarnya.
"Sekali lagi saya berharap Batam menjadi row model nasional. Seperti pengamanan, perizinan dan infrastruktur," kata Asman.
Tanpa alasan, kata Asman, daya tarik Batam tadilah yang menjadi timbulnya atau berkembangnya perekonomian di Batam dan sektor pariwisata di Batam.
Sementara, untuk masalah pengusaha beberapa waktu lalu. Kata dia, sudah dibicarakan dan menjadi solusi bersama. "Saya sudah bicara dengan Pak Darmin (Menko Perekonomian), dan menjadi masalah bersama dan sudah diselesaikan pak Darmin," kata Asman mengatakan.
"Kedepan BP Batam dan Pemko Batam bisa bersinergi. Karena tujuan kita berkuasa untuk melayani rakyat," ujarnya menambahkan.
Di Batam memang sangat minin ditemukan ruang publik dan trotoar di sejumlah arteri atau protokol. Tak heran bila ke Batam, banyak orang heran tak menemukan adanya pejalan kaki.

read more...

BP Batam Mulai Hati-hati Godok Tarif Baru UWTO di Perka



BATAMNBEWS.CO.ID, Batam - Pelayan tarif sewa lahan atau Uang Wajib Tahunan (UWT atau UWTO) BP Batam masih menunggu Perka (Peraturan Kepala) BP Batam. Tarif hasil kajian tim teknis Dewan Kawasan sudah disetujui Ketua DK Darmin Nasution.
“Kita masih menunggu Perka dari Kepala BP Batam bukan serta merta langsung menggunakan Surat Keputusan yang telah ditandatangani oleh Pak Menko Perekonomian," ujar Kepala Kantor Lahan BP Batam, Imam Bachroni, Kamis (29/12/2016). 
Imam menjelaskan, bahwa saat ini usulan tim teknis masih dikaji dan tarif baru tersebut akan dikeluarkan dalam bentuk Perka. 
“Diolah dulu, baru nanti keluar Perka-nya, itu yang dipakai, jangan tergesa-gesa nanti seperti kemarin lagi," kata Imam. 
Saat ini pelayanan tarif sudah dapat dilakukan seperti menerima berkas dan verifikasi namun untuk pencetakan faktur belum dapat dilakukan. 
“Kalau menerima berkas dan tahap verifikasi dari dulu sudah kita lakukan tapi faktur belum bisa dicetak tunggu Perkanya dikeluarkan," lanjut Imam. 
Ketua Dewan Kawasan sudah menandatangani hasil rekomendasi dari Tim Teknis Dewan Kawasan, dimana untuk peruntukan rusun sederhana dan KSB baik alokasi baru dan perpanjangan tidak mengalami kenaikan. 
Sedangkan untuk alokasi rumah tapak, kenaikannya mencapai 100 persen dari tarif lama.
read more...

APBD Tak Kunjung Disahkan DPRD, Amsakar: Kita Akan Surati Kemendagri



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Hingga saat ini APBD 2017 Kota Batam belum juga disahkan DPRD Kota Batam. Pemerintah Kota Batam baru akan menyurati Menteri Dalam Negeri bila dalam waktu dekat APBD tersebut belum juga disahkan.
“Jika belum disahkan juga maka kami akan menyurati Kemendagri bahwa nantinya akan merujuk pada APBD tahun 2016," ujar Amskar Achmad, Kamis (29/12/2016). 
Namun hal tersebut tetap akan dihindari, upaya-upaya juga telah dilakukan agar APBD dapat disahkan.
“Tapi kalau bisa hal untuk tidak terjadi, sekarang ini dari Tim Anggaran Pemko dan Badan Anggaran DPRD Batam mengadakan diskusi, mudah-mudahan ada ruang untuk dipertemukan, pengesahan ini tertunda karena dari teman-teman dewan melihat adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran," kata Amsakar. 
Menurut dia, jika pada akhir tahun ini, APBD juga tidak disahkan maka sebagai sanksinya gaji anggota DPRD dan pimpinan daerah akan tersendat serta tunjangan pegawai juga mengalami penundaan. 
“Tentu akan (gaji) terhambat, tapi bukan itu fokusnya tapi pelayanan seperti bus Transbatam akan terganggu dan juga kegiatan pengangkutan sampah juga akan terganggu, semoga ada titik temu dan anggaran dapat segera disahkan sebelum tahun depan," kata Amsakar. 
APBD 2017 yang mengalami keterlambatan disebabkan oleh KUA-PPAS Pemko Batam yang diberikan dianggap meniru dari KUA-PPAS tahun lalu.
read more...

Catat! Klaim Jasa Raharja Bisa Cair di Hari Kecelakaan



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Proses klaim Jasa Raharja ternyata cukup mudah. Klaim bisa diajukan pada hari kejadian kecelakaan lalu lintas. Bahkan pada hari itu juga Jasa Raharja menjamin klaim tersebut bisa langsung cair.
“Pada kasus yang kami tangani beberapa waktu lalu, kejadian yang dialami Parjono dan Andi, kecelakaan terjadi di Jembatan IV pada pukul 00.30 WIB, dan kami langsung menghubungi pihak keluarga pada hari itu juga berkat data-data yang lengkap dari kepolisian dan proses klaim dapat dicairkan pada waktu sore harinya," ujar Haryo Pamungkas, Kepala Perwakilan Kepri Jasa Raharja, di Kantor Jasa Raharja, Batam, Kamis (29/12/2016).
Haryo Pamungkas mengatakan, bahwa dari hasil sinergitas serta sinkron data dari para instansi membuat kenaikan nilai santunan dan juga kenaikan data para korban. 
Kenaikan tersebut diperkirakan sebesar 36,5 persen berdasarkan data Jasa Raharja Kepualuan Riau. Pada tahun 2015 untuk korban meninggal dunia ada 134 orang dan untuk yang mengalami luka-luka sebanyak 318 orang dengan total biaya klaim sebesar Rp 5,5 miliar, pada tahun 2016 sampai November korban meninggal dunia 156 orang dan untuk yang mengalami luka-luka sebanyak 503 orang dengan total biaya klaim sebesar Rp 7,5 miliar. 
“Ada kenaikan yang cukup siginifikan, sekitar 36,5 persen kenaikan jumlah kasus dibandingkan tahun 2015 lalu, karena adanya sinergitas antara instansi terkait, baik kepolisian, rumah sakit maupun Disdukcapil dan kesadaran masyrakat dengan pentingnya kehadiran Jasa Raharja dan mendapat rawatan dari Rumah Sakit," kata Haryo. 
Namun data ini berdasarkan hasil klaim masyarakat terhadap Jasa Raharja, tidak semua kasus dapat ditangani, kelengkapan data adalah yang terpenting serta memiliki izin yang lengkap bagi angkutan umum. 
“Ini tidak lepas dari data yang lengkap dari para korban sehingga memudahkan proses klaim, kemudian untuk angkutan umum harus memiliki izin yang lengkap, dan tidak semua kasus yang kami tangani tergantung kelengkapan data dan kepimilikan izin bagi angkutan umum," jelas Haryo.
read more...

Polisi dan BNN Razia Tempat Hiburan Square hingga Diskotek Pacific



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Direktorat Narkoba Polda Kepri, BNNP, Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang dan POM, melakukan razia narkotika di tempat hiburan malam di Batam, Jumat (30/12/2016) dini hari.
Tempat hiburan yang disisir oleh petugas gabungan tersebut, beberapa diantaranya merupakan tempat hiburan yang cukup besar dan ternama di Batam, seperti Square Penuin, Grand Dragon, Diskotek Pacific Jodoh, dan Diskotek Planet Jodoh.
Dalam razia itu tampak Dirnarkoba Polda kepri, Kombes Dodi Rahmat Tauhid, Kabid Pemberantasan BNNP Kepri AKBP Bubung dan Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Suhardi Heri, terjun langsung ke lapangan melakukan Razia.
Petugas memeriksa pengunjung, bahkan anjik pelacak juga bekerja untuk mencari barang bukti, sementara itu, pengunjung langsung di lakukan tes urine di tempat. Sejumlah peralatan tes urine tampak telah disediakan.
Suasana remang-remang dengan lampu kelap kelip berwarna, tiba-tiba terang. Sementara itu, aroma minuman beralkohol memenuhi setiap ruangan.
Berbagai macam mimik wajah pengunjung terlihat begitu lanpu menerangi ruangan. Ada dengan raut wajah yang cemas, tegang, lalu ada juga terlihat sedang duduk santai seakan-akan tidak ada kejadian.
read more...

Tim Satgas Saber Pungli Kota Tanjungpinang Terbentuk



BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Tim Unit Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Tanjungpinang terbentuk. Mendagri dalam Surat Edarannya menetapkan Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmansyah sebagai ketua pelaksana.
"Sesuai Surat Edaran (SE) Mendagri, Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmansyah ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana," tulis dalam rilis rapat koordinasi dalam rangka sosialisi pembentukan Satgas Saber Pungli di Kota Tanjungpinang bersama instansi terkait, TNI, Polri dan Inspektorat Kota Tanjungpinang, di ruang rapat kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis (29/12/2016) pagi.
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah didampingi Sekda Riono mengatakan dalam rilisnya pelantikan Ketua Pelaksana Unit Satgas Saber Pungli pada 4 Januari 2017.
Lis menyebut, hal pertama yang dilakukan sebelum pembentukan Saber Pungli adalah  mensosialisasikan apa itu pungli kepada semua elemen terkait.
Karena pelayanan publik seperti bea cukai, perizinan, pelabuhan dan lain lain rentan terhadap Pungli.
“Kita kedepankan pencegahan saja dulu. Jika sudah dilakukan sosialisasi tapi masih ada temuan Pungli, maka ada tindakan hukum selanjutnya,” ujar Lis.
Menurutnya pungli adalah pembiayaan lebih yang diberikan oleh seseorang diluar aturan yang ditetapkan. Hanya saja Pungli ada klasifikasinya.
“Nantinya Wakapolres Tanjungpinang dan tim akan bekerja memilah mana yang pungli dan mana yang tidak,” tutur Lis.
read more...

Firmansyah Dilantik Jadi Sekda Karimun, Bupati Karimun: Selamat Pak Sekda



BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Muhammad Firmansyah resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun. Sebelumnya ia sempat menjadi pejabat sementara menggantikan TS Arif Fadillah yang menjadi Sekdaprov Kepri.
Firmansyah dilantik Bupati Karimun H Aunur Rafiq, Kamis (29/12/2016), di gedung serba guna Nilam Sari. Hadir dalam kesempatan itu Asisten II Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum mewakil Gubernur Kepri.
Dalam sambutannya Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum mengatakan, Sekda bukalah penjabat internal di dalam pemerintahan, namun pejabat yang bertanggungjawab dalam transparansi akuntabilitas dalam penyusunan anggaran, maupun penggunaan anggaran di setiap SKPD.
''Jadi seorang Sekda harus bisa menyatukan antara loyalitas dan integritas. Artinya, jabatan Sekda memerlukan kemampuan di bidang profesional dan poporsionalitas dalam melaksanakan tugas sehari-hari yang membawahi kepala SKPD," ucap Syamsul.
Aunur Rafiq percaya Firmansyah mampu membantunya di berbagai bidang pemerintahan. Sehingga, bisa membantu dirinya bersama Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim dalam melaksanakan roda pemerintahan. 
Dengan ditandatangani fakta integritas, berarti siap mengemban tugas yang telah diamanahkan. 
''Selamat Pak Sekda,'' ujarnya.
Sementara itu Sekda Karimun Muhd Firmansyah ketika dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah yang dititipkan. 
'' Insya Allah, saya akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya,'' kata dia.
Usai pelantikan, Muhd Firmansyah juga membaca dan menandatangani pakta integritas yang diantaranya menyinggung perihal pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Karimun.
Pelantikan Firmansyah juga dihadiri sejumlah undangan dari unsur pimpinan daerah serta tokoh masyarakat.
read more...

Akhir Periode Kedua, Uang Tebusan Tax Amnesty di Kepri Tembus Rp 1 Triliun



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Dipenghujung periode ke dua, uang tebusan tax amnesty di Kanwil Kepulauan Riau (Kepri) dan Kanwil Riau tembus Rp 1,7 triliun lebih. Angka tersebut terhitung sampai dengan tanggal 28 Desember 2016.
Sementara, untuk Kanwil Kepri sendiri, uang tebusan di penghujung periode kedua ini tembus Rp 1 triliun.
"Secara menyeluruh, di dua kanwil (Riau-Kepri). Uang tebusan sampai tanggal 20 Desember Rp 1,7 triliun lebih, dengan jumlah WP (Wajib Pajak) 27.387," ujar Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP Pratama) Batam Utara, Hendryan pada saat ditemui batamnews.co.id di ruangannya, Kamis, (29/12/2016).
Kata Hendryan, jumlah tersebut terus bertambah hingga saat ini. "Pergerakannya (jumlah) per jam, bahkan per menit," kata dia.
Ia menjelaskan, di Kepri, uang tebusan Rp 1 triliun itu dengan jumlah WP 15.644. periode pertama 10.735 WP dan periode kedua 4.090 WP. "Periode kedua di Kepri uang tebusan mencapai Rp 91 miliar," ujarnya. 
Untuk Kota Batam sendiri, imbuhnya, di periode kedua uang tebusan mencapai Rp 64 miliar dengan jumlah WP 3.040.
"Periode dua ini memang sedikit menurun dari periode pertama, ini dikarenakan pada periode kedua yang ikut tax amnesty banyak dari UMK-M. Sementara untuk Prominen hanya yang belum ikut," kata dia.
"Uang tebusan lebih sedikit karena untuk UMK-M hanya 0,5 persen," tambah Hendryan.
read more...

Kebocoran Pipa ATB Sebabkan Suplai Air ke Pelanggan Terganggu



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Sebagai penyedia air bersih di Kota Batam, saat ini PT. Adhya Tirta Batam (ATB) memiliki cakupan layanan mencapai 99,5 persen. Dengan kata lain, hampir seluruh wilayah di Kota berbentuk kalajengking ini sudah terlayani air bersih dari ATB.
Sejalan dengan berkembangnya Kota Batam, pertumbuhan pelanggan ATB pun kian bertambah. Sehingga suplai air ke pelanggan pun sedikit banyak berpengaruh. Khususnya konsumen ATB yang berada di dataran tinggi dan terjauh dari Instalasi Pengolahan Air (IPA)
Kondisi ini, membuat munculnya jam puncak yang kerap dialami oleh pelanggan pada jam-jam sibuk atau pagi dan sore hari.
“Saat ini memang ada  pelanggan yang mengeluh dengan suplai air, terutama saat pagi dan sore hari. Bahkan air hanya mengalir pada malam hari pada suatu wilayah. Suplai air terkadang dipengaruhi oleh kebocoran pipa yang tidak terduga yang mengakibatkan air tidak mengalir normal bahkan tidak mengalir," ucap Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Kamis (29/12).
Menurutnya, ATB bukan mengabaikan keluhan pelanggan tersebut, namun selalu berupaya memperkuat jaringan distribusi. Hanya saja, memang memerlukan waktu, disebabkan adanya perencanaan biaya, jalur pipa, dan lainnya. Selain itu dikerjakannya juga harus bertahap, tidak dapat sekaligus.
Sementara panjang pipa yang sudah dibangun ATB juga berpengaruh kepada suplai air pelanggan. Semakin panjang pipa yang dimiliki, ATB harus semakin intensif melakukan perawatan secara berkala.
Terkadang untuk mengoptimalkan perawatan yang dilakukan, harus menonaktifkan aliran air dari beberapa pipa sehingga berdampak mengecil atau bahkan berhentinya suplai air kepada pelanggan selama pengerjaan berlangsung.
“Perawatan pipa tersebut tidak dapat dihindari. ATB harus melakukan perawatan untuk menghindari dampak yang lebih besar di kemudian hari. Pipa juga harus dirawat secara berkala agar kualitasnya tetap terjaga dan selalu berfungsi dengan baik,” terangnya.
Enriqo menuturkan, ATB memang telah menentukan standar pipa yang ditetapkan, namun kebocoran pipa tidak dapat dihindari. Kebocoran tersebut juga berdampak pada terganggunya suplai air kepada pelanggan.
Kebocoran dapat terjadi karena beberapa hal, bisanya karena pipanya yang sudah lama atau terkena galian.
“Apabila bocor pipa kecil tidak berdampak besar, namun terkadang untuk memperbaiki kebocoran yang cukup besar ATB harus menghentikan sementara suplai air kepada beberapa pelanggan agar perbaikan kebocorannya lebih optimal,” ujarnya.
Untuk menjaga kuantitas, kualitas dan kontinyuitas pelayanan kepada pelanggan, ATB sudah memanfaatkan tanki reservoir. Saat ini ATB memiliki 15 tanki reservoir yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Batam.
“Tanki tersebut diharapkan dapat menjaga suplai air ke pelanggan. Bila ada gangguan listrik, pemeliharaan jaringan atau perbaikan kebocoran tidak secara sesaat air ikut mati, namun masih ada cadangan air bersih yang tersimpan dalam tanki," katanya.
Agar pelanggan lebih nyaman dan bisa menggunakan air bersih, sebaiknya menampung air secukupnya, sehingga bila ada gangguan suplai akibat pekerjaan ATB tetap dapat menggunakan air.
read more...

Polisi: Kecelakaan di Batam Naik, Angka Kematian Menurun



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Jumlah kecelakaan lalu lintas di Batam di tahun 2016 meningkat, namun angka kematian menurun.
Jumlah kecelakaan lalu lintas yang masuk dalam laporan Sat Lantas Polresta Barelang di tahun 2015 sebanyak 485 kasus, sementara ditahun 2016, jumlahnya meningkat yaitu sebanyak 716 kasus.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika mengatakan, meski kasus kecelakaan di tahun 2016 meningkat namun jumlah korban yang meninggal dunia menurun dari tahun sebelumnya.
"Jumlah kecelakaan di 2016 meningkat, tapi angka korban yang meninggal turun, di tahun 2015, sebanyak 130 korban meninggal, tapi pada 2016 sebanyak 110 korban meninggal dunia," ucap Helmy, Rabu (28/12/2016) saat pres rilis tahun 2016.
Tapi, jumlah korban luka ringan dan luka berat meningkat di tahun 2016, karena jumlah kecelakaan juga meningkat.
“Meninggal dunia berkurang, tapi korban luka ringan dan berat bertambah," kata Kapolres.
Kemudian, penindakan yang dilakukan Sat Lantas Polresta barelang mengalami penurunan dibanding tahun 2015. Penindakan tahun 2015 sebanyak 21490, sementara ditahun 2016 hanya sebanyak 15450 penindakan.
"Tahun ini, tilang mengalami penurunan. Sebab kita hanya menegur dan memberikan sikap persuasif," ujar Kombes Helmy Santika
read more...

BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan 14,3 Kg Sabu-sabu



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri menggaggalkan upaya penyelundupan dan peredaran sekitar 14,337 kilogram sabu-sabu dari luar negeri menuju wilayah Kepri.
       
"Data Januari-September kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 14,337 kilogram sabu-sabu. Setelah September kami juga menangani kasus narkoba, namun masih menunggu rekapitulasi menyeluruh," kata Kabid Berantas BNN Kepri, AKBP Bubung Pramiadi di Batam, kemarin.
       
Ia mengatakan, selain sabu-sabu, BNN Kepri juga mengungkap kasus ekstasi dengan barang bukti sekitar 25 butir berbagai jenis, serta ganja hingga 22,1 kilogram.
       
"Untuk ekstasi dan ganja data itu sudah sampai Desember ini. Karena setelah September tidak ada kasus lagi," kata dia.
       
Dari kasus yang ditangani tersebut, kata dia, BNN Kepri menangkap 88 orang tersangka baik kurir, penyandang dana, penjual, hingga bos besarnya.
       
"Dalam satu kasus kami berhasil mengungkap satu jaringan secara menyeluruh hingga bosnya yang ada di Malaysia. Barang buktinya juga banyak," kata Bubung.
       
Untuk kasus tersebut, kata Bubung, bisa diungkap hingga tindak pidana pencucian uang hasil penjualan narkobanya.
       
Bubung mengatakan, posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Malaysia membuat rentan sebagai pintu masuk penyelundupan barang-barang haram tersebut.
       
"Kepri ini sifatnya hanya sebagai lokasi transit sebelum barang-barang itu dikirim ke daerah lain. Karena penggunannya relatif sedikit," kata Bubung.
       
Ia juga mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan, masyarakat agar lebih peduli dan bersama-sama melakukan Pencegahan, Pemberantasan,Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Provinsi Kepri.
       
"Hal ini sudah menjadi tugas bersama, jadi perlu kerja sama agar upaya memerangi narkoba bisa berhasil," kata dia
ANTARA
read more...

Insentif RT/RW di Kabupaten Karimun Capai Rp 4,45 Miliar per Tahun



BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Ribuan ketua RT dan RW di Kabupaten Karimun akan mendapat insentif dari pemerintah kabupaten Karimun. Nilai insetif yang diberikan beragam.
Secara keseluruhan petugas RW mencapai 394 orang sedangkan RT 1090, dengan total keseluruhannya mencapai 1484 untuk 12 kecamatan se-Kabupaten Karimun. Insentif dibagikan setiap triwulan sekali yang masing-masing mendapatkan Rp 750 ribu per tiga bulan. 
Total yang dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun di APBD setiap tahunnya mencapai Rp 4,452 miliar.
Pemberian insentif itu sudah diakhiri di tahun 2016 dengan pemberian insentif oleh Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim kepada RT dan RW di Kecamatan Durai dan Kecamatan Buru.
Anwar berharap ketua RT dan RW juga bisa menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat terutama dari isu yang berkembang di media sosial.
“Meski honor tak besr, beri pencerahan kepada warganya agar jangan mau terprovokasi isu-isu yang tidak jelas. Maklum saja, informasi sangat gampang didapat saat ini,'' tuturnya.
Selain itu Anwar juga mengingatkan agar selalu mengikuti gotong royong yang digelar setiap hari Sabtu.
Sementara itu Plt Kepala Bagian Tata Pemerintah Karimun Ery Noval Jadinata mengatakan, pembagian insetif di Kecamatan Buru dan Durai sebagai yang terakhir di tahun 2016.
''Terakhir kemarin di kecamatan Durai dan Buru pembagian insentif RT/RW dengan total keseluruhannya ada 146 orang petusgas ,'' kata dia.

read more...

Jaksa Selamatkan Uang Negara Rp 4,7 Miliar di Kepri, 3 Kejari Nihil



BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau mencatat rekapitulasi penyelamatan kerugian keuangan negara atas kasus korupsi di lima kabupaten/kota se-Provinsi Kepri sepanjang tahun 2016. Uang negara yang berhasil diselamatkan Rp 4.721.332.125.
Penyelamatan keuangan negara yang ditangani Kejati Kepri itu berjumlah Rp 863.950.160 miliar yang terdiri dari Kejari Tanjungpinang sebesar Rp 2.818.7.41.450 miliar, Kejari Batam Rp 352.590.675 miliar ditambah Kejari Natuna sebesar Rp 650.000.000 juta.
Sementara untuk Kejari Karimun, Kejari Lingga dan Kacabjari Kabupaten Karimun, rekapitulasi penyelamatan kerugian negara nihil atau tidak ada.
"Untuk kerugian negara tahap penuntutan yang ditangani Kejati sebesar Rp 4,7 miliar untuk kasus penuntutan dari Kejati Kepri ada sekitar 13 perkara, sedangkan Polri 12 perkara," kata Kajati Kepri Yunan Harjaka melalui Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferry Tas, SH, M.Hum., M.Si. pada Press Gethering Kejati Kepri dengan wartawan media cetak, elektronik dan online di kantor Kejati Kepri, Senggarang, Rabu (28/12/2016).
Ferry mengatakan untuk penanganan dan pendalaman kasus akan dimulai Kejati Kepri pada awal tahun 2017. Namun untuk sementara tidak menjelaskan kasus apa yang akan menjadi fokus utama Kejati.
"Kita lihat nanti di awal tahun ada sekitar duapuluhan kasus yang akan kita tangani," ungkapnya.
Kejati Kepri juga nantinya akan mengedepankan penanganan kasus mendayafungsikan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dalam mengawasi semua pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Daerah Provinsi Kepri.
"Rekan-rekan sekalian juga dapat bekerjasama dengan Kejati jika mendapati temuan temuan adanya dugaan korupsi, laporkan," kata Ferry.
read more...
 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top