Tampilkan posting dengan label national. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label national. Tampilkan semua posting

Jumat, 30 Desember 2016

Gara-gara Pilot Mabuk, CEO Citilink Mendadak Mengundurkan Diri



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Pejabat eksekutif tertinggi (CEO) PT Citilink Indonesia, Albert Burhan, mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu dibuat Albert gara-gara kasus pilotnya yang kedapatan mabuk saat hendak menerbangkan pesawat.
"Melihat perkembangan semua ini dan dampak yang telah diberikan oleh masalah ini kepada Citilink itu, secara personal saya merasa bertanggung jawab, jadi saya mengajukan pengunduran diri dari Citilink," kata Burhan dalam jumpa pers di Kantor Citilink, Menara Citicon, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Jumat (30/12/2016).
Albert, yang berkemeja batik cokelat, menyatakan pengunduran diri dengan terbata-bata. Di sampingnya, ada kapten senior Citilink, Fatullah.
Melanjutkan kata-katanya, Albert menjelaskan bahwa keputusan ini murni sebagai sikap pribadinya. Tak ada pihak lain yang mendorongnya mundur dari kursi puncak maskapai penerbangan bertarif murah dengan warna khas hijau dan putih itu.
"Memang ini tidak ada tekanan. Ini murni pribadi," kata Albert.
Selanjutnya dia akan membuat pengunduran diri dalam bentuk surat tertulis. Surat itu bakal disampaikan kepada para pemegang saham, komisaris utama, hingga PT Garuda Indonesia sebagai induk perusahaan PT Citilink Indonesia.
Sumber: detikcom
read more...

Pelayanan Publik Dipersulit, Lapor dan SMS ke Nomor Ini



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pemerintah saat ini terus memperbaiki pelayanan publik di seluruh Indonesia. Bahkan, Presiden Jokowi Widodo menargetkan Indonesia pada peringkat 40 di dunia dalam hal pelayanan publik dunia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Asman Abnur mengatakan, upaya ini terus dilakukan.
"Target kita di peringkat 40 dunia. Saat ini Indonesia masih di peringkat 90," ujar MenPAN-RB, Asman Abnur saat memberikan pemaparan di acara soft opening Best Western Hotel & Resort di Batam, Rabu (28/12/2016) malam.
Kata Asman, apabila pengusaha atau masyarakat dipersulit dalam pelayanan publik seperti mengurus perizinan, sms ke 1708 atau www.lapor.co.id.
"Dari mana saja di seluruh Indonesia laporan tersebut masuk ke kantor kami. Misalnya di Batam ada yang dipersulit mengurus perizinan, laporan akan masuk ke kantor kami," kata Asman.
Sebelumnya, kata Asman, dirinya sudah berbicara dengan Kepala BP Batam mengenai pelayanan publik di Kota Batam.
"Pelayanan publik cukup satu gedung, 1 uniform. Dapurnya boleh dua, diolah di BP Batam dan Pemko Batam, tapi keluarnya tetap satu pintu," ujar Asman menjelaskan.
read more...

Penampakan Rumah Mewah Ir Dodi di Pulomas



Korban pembunuhan sadis Pulomas, Jakarta Timur, Ir Dodi Triono, diketahui seorang arsitek. Tak heran ia memiliki selera yang baik terhadap dekorasi rumah.
Rumahnya di Pulomas tampak nyaman. Kediamannya yang juga tempat kejadian perkara itu dicat putih dengan dekorasi minimalis. Sentuhan kayu juga terlihat di sana sini.
Misalnya, lokasi kolam renang terdapat aksen lantai kayu. Tak jauh di dekat kolam renang juga terdapat tangga yang terbuat dari kayu dengan kombinasi lantai marmer.
Pilar-pilar cukup besar dan jendela kaca besar menambah citra elegan. Sebagai pemanis, rumah pria 59 tahun itu juga dihiasi sejumlah pot yang berisi tanaman seperti bunga berwarna-warni.
Di ruangan tengah samping kolam renang, terdapat sejumlah sofa berwarna putih yang senada dengan cat rumahnya. Bantal warna-warni seperti merah dan ungu menambah sentuhan ceria dari ruang tengah.



Di ruangan tersebut juga terdapat dua buah piano organ yang juga kadang-kadang dijadikan sumber hiburan keluarganya. Dodi juga pernah mengunggah video putri bungsunya Dianita Gemma Dzalfayla bernyanyi diiringi organ tersebut.
Di rumah yang beralamat di Jalan Pulo Mas Utara Raya, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur itu juga terparkir sejumlah mobil. Deretan mobil dari Mini Cooper, Porsche, hingga Lamborghini diparkir di sekitar kolam renang.



Dodi pun beberapa kali menggunggah foto dirinya sedang bergaya di samping mobilnya. Dodi juga pernah mengunggah gambar yang terlihat berasal dari CCTV yang menunjukkan setidaknya ada empat mobil yang terparkir di garasinya.
Untuk diketahui, sebanyak 11 orang disekap di dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter tanpa ventilasi selama 17 jam di kediaman Dodi. Saat ditemukan pada Selasa, 27 Desember 2016, didapati enam orang tewas dan lima luka-luka dalam pembunuhan sadis Pulomas ini.
Enam korban tewas, yakni pemilik rumah Dodi serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Gemma (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok.
Sementara lima korban selamat dari aksi penyekapan sadis yakni, dua anak korban bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).
read more...

Jokowi: Media Online Penyebar Fitnah Harus Dievaluasi



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi terhadap media online yang kerap memberikan dampak buruk bagi masyarakat.
Adapun media online yang dimaksud Jokowi adalah media yang kerap memuat informasi bohong tanpa sumber yang jelas.
"Kita harus evaluasi media-media online yang memproduksi berita bohong tanpa sumber yang jelas dengan judul provokatif dan mengandung fitnah," tutur Jokowi saat memimpin rapat terbatas membahas antisipasi perkembangan media sosial di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (29/12/2016).
Dalam rapat tersebut, Jokowi juga menyoroti dampak negatif media sosial (medsos) antara lain informasi yang meresahkan, mengadu domba, memecah belah, serta muncul ujaran-ujaran kebencian.
Jokowi juga mengatakan di medsos juga banyak ditemukan pernyataan-pernyataan kasar yang mengandung fitnah dan provokatif‎. "Saya minta penegakan hukum harus tegas," ujarnya.
Jokowi berharap ada gerakan masif yang mampu memberikan literasi dan edukasi yang tepat ‎agar memberikan pemahaman untuk masyarakat dalam menggunakan medsos.
‎"Gerakan ini penting untuk mengajak netizen mengkampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, beretika, positif, produktif yang berbasis nilai-nilai budaya kita‎," tuturnya.
Presiden Jokowi mengemukakan, sekarang ada 132  juta pengguna internet di Indonesia, yang aktif atau sekitar 52% dari jumlah penduduk yang ada. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 129 juta yang memiliki  akun media sosial yang aktif, yang rata-rata menghabiskan waktu 3,5 jam per hari untuk konsumsi internet melalui handphone.
Perkembangan teknologi informasi yang pesat tersebut, menurut Jokowi, harus betul-betul diarahkan, dimanfaatkan  ke arah yang positif, ke arah untuk kemajuan bangsa, untuk menambah pengetahuan, memperluas wawasan, menyebarkan nilai-nilai positif, nilai-nilai optimisme, nilai-nilai kerja keras, nilai-nilai integritas dan kejujuran, nilai-nilai toleransi dan perdamaian, nilai-nilai-nilai solidaritas dan kebangsaan.
“Media sosial harus dikembangkan ke arah hal-hal yang produktif, mendorong kreativitas dan inovasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” kata Jokowi.
Jokowi juga meminta dilakukannya gerakan yang masif untuk melakukan literasi, edukasi, dan menjaga etika, menjaga keadaban dalam bermedia sosial.
“Gerakan ini penting untuk mengajak netizen untuk ikut mengkampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, yang beretika, yang positif, yang produktif, yang berbasis nilai-nilai budaya kita,” pungkas Presiden.
Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkominfo Rudiantara, Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PANRB Asman Abnur, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Menlu Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jaksa Agung Prasetyo, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Wakapolri Komjen Syafruddin.
(ind/sindo)
read more...

Sinaga, Pelaku Perampokan Pulomas Ditangkap



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Seorang kawanan perampok yang beraksi di Pulomas, Jakarta Timur, kembali ditangkap. Total pelaku yang sudah ditangkap berjumlah 3 orang.
“Iya, atas nama Sinaga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Kompas.com, Rabu (28/12/2016) malam.
Argo mengatakan, Sinaga ditangkap di Villamas Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat pada Rabu malam. Ia belum bisa menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan tersebut.
"Pelaku sudah dibawa petugas (polisi). Saat ini masih dalam pengembangan tersangka lainnya," kata Argo.
Adapun pelaku yang terlebih dahulu ditangkap adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan tewas tertembak, sedangkan Erwin mengalami luka tembak. Keduanya ditangkap di Gang Kalong RT 08 RW 02 Bojong, Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat.
Polisi masih memburu satu pelaku lainnya atas nama Yuspane. Kepada para tersangka, polisi menyertakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Penyekapan yang menewaskan enam orang di sebuah rumah di Pulomas tersebut diduga terjadi pada Senin (26/12/2016) sore.
Warga bersama polisi baru mengetahui peristiwa penyekapan tersebut pada Selasa pagi.
Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga itu.
Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.
read more...

Legenda Ramlan Butar Butar di "Dunia Hitam" Sejak Jenderal Tito Jadi Kasat Serse



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Perampokan sadis di rumah mewah milik Dodi Triono di Pulomas, Jakarta Timur, cukup mengejutkan. Pelakunya dipastikan komplotan rampok pimpinan Ramlan Butar Butar.
Nama Ramlan dalam dunia hitam perampokan sudah sangat tenar. Kelompok Ramlan ini memiliki ciri khusus dalam melakukan aksinya, yakni dengan mengikat korban dan membekap mulut serta menutup mata korban dengan lakban.
Pria yang sehari-hari menyamar sebagai sopir angkot tersebut dikenal sangat sadis. Dalam perampokan di Pulomas, Ramlan bertindak sebagai kapten yang mengendalikan situasi, termasuk memaksa pembantu menunjukkan kamar Dodi, pengusaha properti kaya raya itu.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahkan mengenal otak perampokan ini. Tito mengatakan, Ramlan Butar-Butar dkk dikenal sebagai kelompok “Korea Utara”.
"Dari zaman saya jadi Kasat Serse Polda Metro Jaya, dia sudah pasien kami. Mereka pemain 365,” kata Tito di Mabes Polri, Rabu (28/12/2016).
Polisi membekuk tiga pelaku perampokan yang menyebabkan enam orang tewas di rumah Dodi Triono, kemarin pagi. Mereka disekap di kamar mandi. Lima korban lainnya yang juga disekap lolos dari maut setelah pintu kamar mandi dibongkar paksa oleh warga dan petugas.
Tito menjelaskan, tempat mangkal Ramlan dkk. adalah di Bekasi dan Pulogadung. "Kalau enggak salah panggilannya namanya Porkas. Itu yang di CCTV kakinya pincang," kata Tito.
Dalam penggerebekan di rumah kontrakan di Rawa Lumbu, Bekasi, polisi menembak Ramlan dkk. Mereka adalah Ramlan, Erwin Situmorang dan Philip Napitupulu.
Ramlan tewas di tempat, satu pelaku lain ditembak di kedua pahanya.
Komplotan Ramlan adalah spesialis merampok perhiasan. Wajahnya dikenal dengan baik oleh sejumlah residivis kasus serupa, sehingga tak sulit bagi polisi untuk memburunya ketika wajahnya tertangkap kamera CCTV.
Wajah dan gerak-gerik Ramlan cs sudah terekam sejak mereka masuh gerbang rumah mewah itu. Di ruang tengah, aksi mereka juga jelas terekam. Ramlan begitu dingin memimpin komplotan bengisnya, meskipun dengan tubuh cukup kecil dan kaki pincang.
Kiprah Ramlan berhenti untuk selamanya menyusul aksi bejatnya kali ini, yang menewaskan sedikitnya 6 orang. Mereka adalah adalah Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), dan Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga. Mereka disekap di kamar mandi berukuran 1,5 meter kali 1,5 meter persegi.
Sementara itu, Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy. Lima korban selamat ini pasti mengalami trauma yang tak terlupa sepanjang mereka masih bisa bernapas.
Terlepas ada motif lain di balik sekadar perampokan, Ramlan akhirnya harus meregang nyawa. Dia kehabisan darah akibat peluru polisi yang menancap dan menguras darahnya.
read more...

Waspada untuk Wanita, Modus Baru Perampok Tunjukkan Alat Kelamin



BATAMNEWS.CO.ID, Kediri - Modus perampokan kini sudah berbagai cara. Bahkan, para pelakunya tidak segan-segan memakai cara sadis hingga cara yang memalukan. Seperti memamerkan alat kelamin kepada calon korbannya.
Polres Kediri Kota sedang mendalami kasus percobaan perampokan yang terjadi di Jalan Lingkar Maskumambang, Pojok, Mojoroto, Kota Kediri dengan modus mengkeluarkan alat kelaminnya kepada korbannya.
Peristiwa ini menimpa Sri Hariyati (51) di Jalan Lingkar Maskumambang, Pojok, Mojoroto, Kota Kediri. Dari keterangan korban peristiwa itu bermula saat itu Sri yang hendak belanja dan melintas di Jalan Maskumambang.
Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba warga Bujel, Kota Kediri tersebut dihampiri seorang pria yang menaiki sepeda motor Beat. Saat itu pelaku yang mengenakan pakaian motif kotak-kotak menanyakan jalan menuju Brigif 16.
Saat korban berbincang dengan pelaku, tiba-tiba pelaku mengeluarkan alat vitalnya. Sontak korban kaget, menutup mata dan langsung berteriak minta tolong. Dalam waktu bersamaan, pelaku berusaha merampas tas korban, namun tidak berhasil. Pelaku kemudian memukuli korban.
Takut akan diamuk massa, pelaku melarikan diri dari lokasi. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kediri Kota. "Kasusnya masih kita diselidiki," kata AKP Anwar Iskandar, Kasubag Humas Polres Kediri seperti dikutip tribratanews, hari ini.
read more...

DPD RI Akan Buat Pansus Tenaga Kerja Asing



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - DPD RI akan membuat Pansus (Panitia Khusus) mengenai Tenaga Kerja Asing (TKA). Rencana pembentukan Pansus itu disampaikan oleh Ketua Komite 3 DPD RI, Hardi Selamat Hood di Nagoya, Batam, Rabu (28/12/2016).
Pembentukan Pansus TKA dipandang perlu karena pola pikir masyarakat yang menganggap bahwa TKA dipandang salah.
"Kami akan membuat pansus, Kenapa kita membuat Pansus karena isunya (TKA illegal) sudah begitu tertanam di mindset masyarakat bahwa ada sesuatu yang salah di situ," ujar Hardi Selamat Hood.
Dalam Pansus tersebut nanti akan mengkaji mengenai TKA yang dipandang kontradiksi karena status TKA di Indonesia.
"Banyak kontradiksinya, kita harus tahu kedatangan mereka ke Indonesia untuk apa, berdalih sebagai wisatawan atau sebagai pekerja, jangan sampai karena isu ini membuat kedatangan angka wisatawan menjadi turun ataupun yang ingin berinvestasi juga pikir dua kali, kita harus selidiki itu," jelas Hardi.
Ia menyebutkan bahwa saat pembentukan Pansus nantinya akan bekerjasama dengan Polri, Kemenaker, Kemenpar, Dirjen Imigrasi dan Serikat Buruh demi mendapatkan data yang valid.
Pembentukan Pansus ini akan dilakukan pada awal tahun 2017 dan diperkirakan akan bekerja selama 6 bulan lamanya. Namun pekerjaan tersebut akan dipercepat karena isu TKA ini cukup dinantikan masyarakat Indonesia.
read more...

Polisi Tembak Dua Pelaku Perampokan Pulomas!



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Tak perlu waktu lama, polisi berhasil menangkap tersangka perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Barat, Rabu (28/12/2016).
Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Pulo Gadung menangkap dua orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan perihal penangkapan tersebut.
"Iya benar sudah ditangkap dua orang," kata Argo ketika kepada wartawan, Rabu (28/12/2016).
Argo pun menuturkan, keduanya ditangkap di daerah Tambun, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. "Saat ini saya sedang menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujarnya.
Namun, ia belum bisa memastikan identitas dan kronologis penangkapan kedua pelaku ini. Kata Argo, saat ini tim masih di lapangan.
"Untuk jelasnya nanti akan disampaikan," katanya.
(ind/viva)
read more...

Kisah Menegangkan Zanette Selamat dalam Perampokan di Pulomas



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 11 orang disekap hingga enam meninggal dan lima luka di sebuah rumah mewah Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Salah satu korban selamat adalah Zanette Kalila (13) yang kini dirawat di RS Kartika.
Komisioner KPAI Erlinda sempat menemui Zanette atau biasa disapa Anet. Menurut Erlinda, saat mereka disekap dalam kamar mandi ukuran 1,5 m x 1,5 m, Anet berusaha menguatkan kakaknya untuk bertahan hidup karena berjam-berjam disekap.
"Sang kakak yang sudah tidak kuat karena lemas dan dehidrasi dia hanya bisa teriak dan menggigit adiknya, dia mengungkapkan selah-olah kamu yang harus kuat kamu yang harus selamat, seperti itu. Jadi sang kakak sudah tidak kuat lagi jadi karena dehidrasi dan kekurangan oksigen. Jadi sang kakak menggigit adiknya (tangan sebelah kiri) tanda adiknya harus kuat," kata Erlinda di RS Kartika, Selasa (27/12).
Erlinda melanjutkan, Anet pun sempat menunjukkan bekas gigitan kakaknya. Makna gigitan kakaknya itu agar Anet kuat bertahan hidup.
"Jadi dia sendiri yang cerita sejumlah bagian termasuk orang itu jahat, papa itu enggak bersalah, papa meninggal juga karena sudah tak sanggup bernapas," katanya.
Padahal, lanjut Erlinda, Anet juga berkali-kali mengingatkan kepada mereka yang disekap untuk selalu minum agar selamat. Terlebih, ada 11 orang di dalam kamar mandi yang sempit dan tidak bisa keluar. Anet pun menjadi salah satu korban selamat meski kondisinya saat ditemukan duduk lemas.
"Semua saya rekam sehingga rekaman itu akan saya berikan ke polisi supaya bisa digali lebih lanjut," ucapnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan, kejadian itu terungkap setelah kerabat korban bernama Sheila Putri mendengar rintihan minta tolong para korban dari salah satu kamar mandi di rumah tersebut. Mendengar rintihan minta tolong itu, sanksi langsung hal tersebut ke Pospol Kayu Putih.
"Pagi tadi ditemukan karena kerabatnya akan datang dan pintu rumahnya terbuka, lalu masuk ke dalam dan ada suara yang merintih minta tolong dan di dobrak," kata Iriawan.
Kemudian, polisi dan warga sekitar mendatangi rumah itu dan coba mendobrak pintu kamar mandi.
Luthfi, salah satu warga sekitar mengaku ikut mendobrak pintu rumah yang masih dalam keadaan terkunci. Sambil membawa sejumlah peralatan seperti linggis dan kapak, Luthfi mengaku kesulitan merusak pintu karena sangat tebal.
"Linggis enggak bisa, baru bisa kapak saya hantam pakai kapak. Saya mencoba buka pintu. Kunci dihilangin jadinya kita dobrak," ujar Luthfi.
Setelah pintu berhasil didobrak sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi, mereka langsung mendatangi arah suara yang terdengar dari kamar mandi belakang. Saat pintu dibuka, saksi bersama polisi dan warga yang menolong melihat sebelas orang terkapar dan sebagian diantaranya lemas.
"Kalau Diona kayak kena pukulan atau bengep. Dia ibarat ngelawan sampai dia meninggal dunia. Saya lihat darahnya kayak sudah lama. Intinya kejam," ungkapnya.
Dia juga sempat melihat tubuh pemilik rumah Ir Dodi Triono berlumuran darah. Namun dia tak bisa memastikan penyebab darah yang membekas di baju.
"Kalau luka tusuk saya kurang paham. Pak Dodi itu berdarah tapi saya enggak tahu kena luka tusuk apa bukan," katanya.
Saat ditanya soal keberadaan istri Dodi, dia mengaku tak tahu. Sepengetahuannya, Dodi dan istrinya sudah berpisah.
Termasuk korban yang tewas yaitu pemilik rumah Ir Dodi Triono dan. Dia, dua putrinya, seorang tamu, dan dua sopirnya disekap di kamar mandi ukuran kecil.
Saat pintu kamar mandi itu didobrak polisi dibantu warga sekitar, ditemukan enam orang tewas dan lima lainnya lemas. Di tubuh Dodi juga ditemukan bekas darah.
Dari identitas yang ditemukan polisi, Dodi adalah pria kelahiran Jakarta, 17 Mei 1957. Sehari-hari, dia bekerja sebagai pekerja swasta dengan fokus bidang arsitektur dan properti.
Di lingkungannya, Dodi dikenal sebagai RT. Meski berada, Dodi cukup punya hubungan baik dengan warganya.
Dodi sudah dua tahun tinggal di rumah yang menjadi lokasi pembunuhan. Bangunan rumah bercat krem putih itu terdiri dari dua lantai dengan luas tanah diperkirakan mencapai 500 meter persegi.
Rumah itu dikurung pagar hitam yang tingginya lebih kurang 4 meter. Rumah model minimalis itu tepat berada di depan Kali Sunter.
Dari tampak depan, lantai dua terdapat dua ruangan dengan balkot. Rumah itu didominasi kaca-kaca besar yang membuat kesan bangunan semakin mewah. Disebut-sebut, rumah itu juga memiliki kolam renang. Dodi punya dua sopir dan empat asisten rumah tangga.
Dari data sementara, korban meninggal adalah pemilik rumah bernama Ir Dodi Triono, seorang arsitek dan ketua RT setempat. Korban tewas lainnya adalah Diona Arika Andra, anak korban, Dianita Gemma Dzalfayla, anak ketiga korban, Amel, teman anak korban, Yanto dan Tasrok, sopir korban.
Sementara itu, lima korban selamat adalah Emi, Zanette Kslila Azaria, Santi dan pembantu korban bernama Fitriani dan Windy.
read more...

Tragis! Perampok Beraksi di Pulomas, 6 Orang Tewas di Kamar Mandi



BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Enam orang tewas dalam aksi perampokan di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (27/12) dini hari. Kejadian itu terungkap setelah saksi bernama Sheila Putri melaporkan hal tersebut ke Pospol Kayu Putih pada pukul 09.25 WIB.
"Korban yang meninggal bernama Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfyla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok (40)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Selasa (27/12).
Menurut Argo, di lokasi ditemukan enam korban tewas. Selain itu, polisi juga menemukan korban dalam keadaan kritis.
"Selain itu, ada lima orang yang masih hidup bernama Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (22), dan Windy (23)," kata Argo.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung merapat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP, polisi mendapati para korban yang berjumlah 11 orang di dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 X 1,5 meter dalam keadaan pintu terkunci dari luar.
"Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata 6 orang sudah kondisi meninggal dan 5 orang masih hidup dan rawat di rumah sakit," kata dia.
Lebih lanjut Argo mengatakan, atas perampokan tersebut para korban dimasukan ke dalam kamar mandi. Diduga, korban yang meninggal diduga akibat kehabisan oksigen. 
"Saat ini petugas mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi dan kirim korban ke rumah sakit untuk divisum," pungkasnya.
Sumber: Merdeka.com
read more...

Majelis Hakim: Dakwaan JPU Cermat, Jelas, dan Lengkap



BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Majelis hakim menyatakan persidangan dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) dilanjutkan ke pokok perkara. Majelis hakim menganggap bahwa dakwaan yang dibuat jaksa penuntut umum telah cermat, jelas, dan lengkap. 
"Pengadilan berpendapat bahwa dakwaan jaksa penuntut umum telah memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat 2 a dan b KUHAP karena telah menguraikan dakwaan dengan cermat, jelas, dan lengkap," ujar majelis hakim saat membacakan putusan sela dalam persidangan di gedung eks PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).
Menurut majelis hakim, sesuai dengan ketentuan di Pasal 143 ayat 2 KUHAP, dalam surat dakwaan telah dicantumkan tanggal dan ditandatangani. Serta surat dakwaan telah berisi nama lengkap, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, dan agama tersangka. 
"Uraian secara jelas cermat dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebut waktu dan tempat pidana yang dilakukan," jelas majelis hakim. 
Penasihat hukum juga keberatan dengan tidak dijelaskannya akibat perbuatan Ahok akan apa yang telah dilakukannya. Menurut majelis hakim hal tersebut tidak perlu. 
"Sedangkan mengenai alasannya yaitu dakwaan hanya mencantumkan perbuatan yang disangkakan tanpa mencantumkan akibatnya, pengadilan menilai hal demikian tidak perlu," tutur majelis hakim.

[snw]
read more...

Hati-hati, Jangan Angkat Telepon dengan Kode +77



Batam - Beberapa pengguna ponsel mendapatkan nomor panggilan dengan kode negara yang asing alias bukan dari Indonesia. Kode negara Indonesia sendiri berawalan +62 diikuti nomor seluler dari masing-masing operator.
Nah, menurut laporan, beberapa pengguna mendapatkan panggilan tak dikenal dengan kode nomor +77 atau +37. Biasanya, nomor ini akan menelepon sekali lalu ditutup. Pelanggan yang menelepon kembali, konon katanya dikenakan biaya US$ 15-30.
Masalah ini sempat memunculkan pesan berantai di WhatsApp yang meminta pelanggan untuk berhati-hati bila menerima telepon aneh tersebut.
Saat dikonfirmasi ke Telkomsel, operator ini tak menampik bila ada beberapa pelanggan yang komplain soal menerima panggilan dari kode nomor tersebut. Pihaknya mengakui bahwa nomor tersebut adalah panggilan spam.
“Sehubungan dengan adanya laporan pelangggan terhadap panggilan dari nomor yang diawali dengan +77, dapat kami sampaikan bahwa panggilan tersebut merupakan panggilan spam yang berasal dari luar negeri,” tutur Denny Abidin, GM External Corpcomm Telkomsel, melalui pesan singkatnya.
Dia menambahkan, Telkomsel telah melakukan blocking atas panggilan international dari nomor tersebut dan sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi Good Corporate Governance, Telkomsel akan selalu menjaga kenyaman bagi pelanggan.
Sementara itu, operator lain XL Axiata tak mendapatkan laporan dari pelanggan soal adanya komplain karena menerima kode nomor +77 atau kode asing lainnya.
Seperti diungkapkan General Manager Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih, "tidak ada komplain yang masuk dan sudah dicek tidak ada nomor XL yang terima telepon dari nomor itu, sih."
Namun demikian, Ayu meminta pelanggan XL Axiata untuk tetap berwasapada dan tidak asal mengangkat nomor yang asing. Selain itu, pihaknya juga tetap memantau.
Sumber: CNNIndonesia.com

[snw]
read more...

Inilah yang Dituduhkan PMKRI Terhadap Habib Rizieq



Polda Metro Jaya menerima laporan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) terhadap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab lantaran diduga melakukan penistaan agama Kristiani.
"Yang pertama Habib Rizieq Shihab terkait dugaan penistaan agama Kristiani pada ceramah beliau di Pondok Kelapa tanggal 25 kemarin yang menyatakan kalau, Tuhan beranak terus bidannya siapa," ujar Ketua Umum PP-PMRI, Angelo Wake Kako di Mapolda Metro Jaya, hari ini. Laporan itu teregister dengan nomor LP/6344/XII/2016/PMJ/Dit Reskrimsus Tanggal 26 Desember 2016.
Dalam sebuah video yang menjadi viral di media sosial Twitter, Habib Rizieq dinilai melecehkan umat kristiani. Video berdurasi 21 detik itu diupload oleh akun @SayaReya.  
Dalam video itu, Rizieq terlihat berdiri di atas sebuah panggung. Rizieq mengatakan, "Kalau dia ngucapin Habib Rizieq selamat Natal, artinya apa? Selamat hari lahir Yesus Kristus sebagai anak Tuhan, saya jawab Lam Yalid Walam Yulad, Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, kalau Tuhan beranak, bidannya siapa?".
Video itu tersebar pertama kali di akun sosial media Instagram @fauzi_ahmad_fiiqolby dan diunggah kemarin. "Di situ kita temukan banyak gelak tawa dari jemaat dari apa yang disampaikan Habib Rizieq," tukas Angelo.
Selain Rizieq, pihaknya juga melaporkan dua akun yaitu @SayaReya lewat media sosial Twitter dan @fauzi_ahmad_fiiqolby yang mengupload melalui Instagram. "Kebetulan kita dapatnya dari sosial media," tukas Angelo.
Video itu diupload oleh dua akun media sosial yang berbeda. Video itu pertama kali diupload oleh akun Instagram @fauzi_ahmad_fiiqolby dengan durasi sekitar 1 menit. Lalu, akun twitter @SayaReya kembali mengupload ulang video itu dengan durasi 21 detik.
Angelo mengatakan, Indonesia dibangun atas dasar keberagaman dan keberbedaan.
"Oleh karena itu, kita semua wajib menghargai perbedaan itu dengan tidak mencampuri terlalu jauh apa yang jadi ruang private agama lain."
"Terkait keimanan kristiani yang tahu hanya orang kristen, yang tahu hanya orang katolik. Siapa pun dia kalau tidak tahu mending diam," sambung Angelo.
Angelo membawa barang bukti berupa video yang diupload di kedua media sosial tersebut. Terhadap Rizieq, pihaknya menyangkakan pasal 156 KUHP dan Pasal 156 (a) KUHP.
Sementara, dua akun itu dilaporkan pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 (a) ayat 2 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang ITE tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.
(ind/rima)
read more...

Habib Rizieq Dilaporkan ke Polisi, Dituduh Menistakan Agama

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Senin siang, 26 Desember 2016, mendatangi Markas Polda Metro Jaya. Kedatangan perhimpunan mahasiswa ini untuk melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, terkait ucapannya yang dianggap telah menistakan salah satu agama.
Berdasarkan pantauan, perwakilan PMKRI tiba di Mapolda Metro Jaya sekira pukul 12.40 WIB. Setelah tiba, mereka langsung memasuki ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.
Dalam aduannya, Ketua Presidium PP PMKRI Angelo Wake Kako, menyatakan jika Habib Rizieq telah melakukan pernyataan yang telah melukai umat Kristiani.
PMKRI laporkan Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya.



"Kita melihat video di Twitter atau Instagram, di mana menurut kami orasi Rizieq Shihab telah melecehkan umat Kristiani. Kami laporkan saudara Rizieq Shihab atas dugaan penistaan agama," kata Angelo.
Saat ini, para mahasiswa tersebut masih berada di dalam ruangan SPK Polda Metro Jaya untuk menyelesaikan pelaporan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Rizieq Shihab.
Habib Rizieq oleh PMKRI dilaporkan dengan pasal sama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yakni Pasal 156 a KUHP terkait penodaan agama. Demikian dikutip dari viva.co.id.
(ind/viva)
read more...

Pengemudi Gojek Gagalkan Pengiriman Sabu-sabu



Seorang pengemudi ojek online Gojek berhasil menggagalkan pengiriman sebuah paket berisi narkoba. 
Paket tersebut awalnya dikirimkan melalui jasa ojek online. 
Berdasarkan informasi dari Humas Polsek Cilandak, Senin (26/12/2016), kejadian berawal saat seorang pengemudi ojek online curiga akan paket yang dibawanya dari costumer pada Sabtu (24/12) malam. 
Pengemudi Gojek berinisial IP tersebut kemudian melaporkannya ke petugas di Pos Pam Fatmawati. Setelah dibuka, paket tersebut berisi narkoba jenis sabu. 
"Setelah dibuka oleh petugas jaga ternyata ada 2 bungkus, diduga berisi narkoba jenis sabu-sabu," tulis keterangan yang diterima detikcom dari Polsek Cilandak. 
Hingga saat ini masih dalam penelusuran lebih jauh oleh Unit Reskrim Polsek Cilandak.
read more...

Senin, 26 Desember 2016

Tanggapi Pesan Paus, Romo Magnis Minta Natal Tak Jadi Perayaan Mewah

 Rohaniwan Franz Magnis Suseno mengatakan, umat Kristiani boleh saja membeli hadiah saat Natal, tetapi jangan berlebihan.
Hal itu disampaikan Magnis menanggapi ucapan Paus Fransiskus yang menyatakan bahwa Natal saat ini "tersandera" materialisme.

"Saya kira yang dimaksud Paus bukan tidak boleh memberi hadiah. Itu kebiasaan yang sudah ratusan tahun," ujar Magnis saat dihubungi, Minggu (25/12/2016) malam.

"Yang penting jangan berlebihan, jangan jadi perayaan yang mewah," kata dia.

Romo Magnis menyatakan, pernyataan Paus di Vatikan itu untuk mengingatkan agar umat Kristiani tak melupakan penderitaan bayi dan anak-anak di beberapa negara yang tengah mengalami konflik.

"Diharapkan mereka tidak tenggelam dalam kemewahan karena itu bertentangan dengan momen kelahiran Yesus di Betlehem, di mana kelahiran Yesus diwarnai kesederhanaan," ujar dia.




Paus Fransiskus dalam pesan Natal yang disampaikan saat misa mengatakan bahwa makna Natal sudah "tersandera" oleh materialisme.

Perayaan Natal, kata dia, membutuhkan lebih banyak kerendahan hati. Paus menyebut, masih banyak rakyat dunia yang menghadapi kelaparan, terancam bahaya di jalur pengungsi, dan pengeboman di sejumlah kota di Suriah, semisal di Aleppo.

"Hari ini sikap acuh tak acuh semacam itu dapat kembali terjadi jika Natal hanya sekadar perayaan belaka sehingga rasa syukur terhadap Tuhan kerap dikesampingkan," ujar Paus.

"Kita lebih terpaku membeli hadiah mewah, tetapi abai terhadap mereka yang terpinggirkan. Dunia semacam itu telah menyandera Natal sehingga perlu dibebaskan," kata Paus.
read more...

Romo Magnis Cakap, Jangan karena Ada Ancaman, Natal Tidak Dirayakan Gembira

Rohaniawan Franz Magnis Suseno mengimbau agar umat Kristiani yang merayakan Natal tetap dalam kegembiraan meski muncul berbagai ancaman seperti terorisme.
Menurut Romo Magnis, umat yang berada di dalam bimbingan Tuhan senantiasa memancarkan kegembiraan karena Tuhan selalu bersama mereka dengan kasih-Nya.

"Jangan karena ada berbagai ancaman, umat yang merayakan Natal jadi tidak gembira," ujar Magnis saat dihubungi, Minggu (25/12/2016).

"Justru dalam situasi ini, umat yang berada dalam bimbingan Tuhan memancarkan kegembiraannya, karena dalam situasi apapun Tuhan selalu bersama mereka dengan kasih-Nya," kata dia.

Apalagi, menurut Romo Magnis, hingga saat ini terbukti tak ada pihak yang mengganggu jalannya perayaan Natal tahun ini, meski muncul ancaman terorisme.




"Saya tidak melihat ada masalah. Tidak melihat ada pihak yang mengganggu. Tentu kewaspadaan aparat sangat tepat karena terorisme tak bisa diperhitungkan," kata dia.

"Saya juga hargai kesediaan umat lain membantu umat Kristiani agar dapat merayakan Natal dengan gembira. Mari saling menghormati dan menghargai," tutur Romo Magnis.

Sejumlah penangkapan terduga teroris terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru. Bahkan, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Purwakarta saat Natal, Minggu (25/12/2016).

Dua lainnya tewas dalam operasi penggerebekan pengembangan kasus terorisme di Jalan Ubrug, Cibinong, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Kapala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menjelaskan, jika mereka tidak menyerang, maka polisi tidak akan mengeluarkan tembakan. Namun, karena terduga teroris melakukan penyerangan, polisi pun mengeluarkan tembakan.

Anton mengaku masih bertanya-tanya kenapa bisa di rumah terapung. Karena jika terduga teroris ini sampai meledakkan Waduk Jatiluhur, bisa memakan korban banyak.
read more...

Mahasiswa UIN Sunan Ampel Hadiri Misa Perayaan Natal di Gereja Katedral Surabaya

Perayaan Natal 25 Desember 2016 di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Katedral Surabaya tampak berbeda dari biasanya. Bersama beberapa umat dan kelompok Paduan Suara yang bertugas di atas balkon gereja, terdapat 8 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, yang mengikuti jalannya Misa dari awal hingga akhir. Kunjungan mereka dalam rangka studi banding, sekaligus ingin melihat suasana perayaan Natal di gereja Katolik.



Usai mengikuti Misa Natal, Syahrul Wahyu Prasetio, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel berpendapat, ritual keagamaan di gereja Katolik terlihat rumit namun memiliki kekayaan makna. Meski demikian Syahrul mengaku menyukai bagian lagu dan musik gereja, serta ritual yang menggunakan sarana pendupaan.
"Kalau menurut saya sendiri pribadi, sebenarnya ritusnya itu cukup rumit ya ternyata, cukup rumit, tapi eksotis gitu, ya bagus sih sebenarnya. Saya paling suka itu sama musiknya itu, yang kedengarannya itu enak gitu, musiknya itu lembut gitu, terus kadang-kadang pas nadanya naik jadi bersemangat, tapi kan bersemangat yang gak arogan gitu musiknya, saya paling suka itu sama musiknya. Terus sama kayak asap-asap itu, yang dupa-dupa itu luar biasa menurut saya, maksudnya itu kelihatan indah," jelasnya.
Syahrul mengatakan, studi banding seperti ini sangat perlu dilakukan, untuk mengetahui bagimana ritual upacara keagamaan pada agama tertentu. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai ajaran serta ritual agama lain, agar satu sama lain dapat saling menghormati dan menghargai. Pemahaman akan suatu agama yang berbeda akan meningkatkan pemahaman dan toleransi antar umat beragama, sehingga dapat mencegah konflik berlatar belakang agama, seperti yang terdapat di masyarakat serta media sosial.
"Ya seperti yang kita lihat di media kan agak-agak memanas gitu, perlu dari diri kita masing-masing, dari diri kita sendiri itu juga perlu menahan diri, jangan mudah terprovokasilah. Misalnya saja kayak Natal, dikit-dikit jangan memakai atribut gini-gini nanti gini-gini, sebenarnya ya biasa-biasa saja gitu lho, kalau memang gak mau pakai atribut Natal misalnya, ya gak usah, maksudnya itu gak usah terlalu masalahnya dibesar-besarkan. Ya anggap saja ini itu seperti warna, warna dalam Indonesia, Indonesia itu kan ya kita tahu sendiri ada berbagai macam agama, berbagai amcam budaya, ya biasa saja," ujarnya.
Mahasiswi UIN Sunan Ampel yang lain, Karina Hidayatul Urmiyah menambahkan, kegiatan menghadiri Misa Natal seperti ini diharapkan akan memberi pemahaman mengenai ajaran dan ritual agama lain, sehingga Indonesia yang kaya akan keberagaman ini dapat terus dijaga dan dipelihara.
"Harapannya itu umat (beragama) Indonesia ini semakin (menghargai) pluralisme ya, jadi gak pandang budaya atau pun agama gitu, jadi bisa pluralisma. Jadi Indonesia ini kan negara yang kaya raya budaya, terus agama-agamanya kan kita ada lima agama yang diresmikan di Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Gereja Hati Kudus Yesus, Katedral Surabaya, Andik Oematan, mengaku gembira menerima kedatangan mahasiswa dari agama lain yang ingin belajar mengenai gereja Katolik, yang diharapkan dapat mempererat persaudaraan antar anak bangsa.
"Saya sangat salut, ternyata mahasiswa-mahasiswa ini tidak ada suatu keterbatasan, tidak ada perbedaan, jadi mereka walau pun dari golongan Islam, pendidikan Islam, tapi mereka ingin mengetahui, ingin belajar mengenai tata cara ajaran Katolik. Jadi mungkin dari situ mereka bisa melihat apa yang ada, apa yang diajarkan oleh Kristus Yesus pada umatNya, terutama tentang cinta kasih, kebersamaan," kata Andik.
read more...

Imigrasi Tolak 4 TKA asal China Masuk Indonesia



Direktorat Jenderal (Dirtjen) Imigrasi Kantor Hukum dan HAM akhirnya mengambil tindakan tegas soal maraknya tenaga kerja asing (TKA) asal China (Tiongkok).
Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta menolak izin masuk empat warga negara asing (WNA) asal China. Keempat WNA itu tidak dapat menunjukan reservasi hotel atau alamat tinggal yang jelas selama berada di Indonesia.

Dirjen Imigrsai Ronnie F Somfie mengatakan, keempat warga Tiongkok itu datang ke Indonesia menggunakan maskapai penerbangan Lion Air dari Bangkok, Thailand, Sabtu 24 Desember pukul 00.15 WIB.

"Empat orang asal Tiongkok pagi tadi dengan Lion Air kami tolak. Alasan penolakan adalah, pertama mereka mengaku bekerja pada proyek di sebuah perusaahaan, kita cek tidak terdata," kata Ronnie dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (24/12/2016).

Empat warga Tiongkok itu diduga keras akan bekerja di Indonesia secara ilegal dan berpotensi melakukan pelanggaran izin tinggal keimigrasian. Setelah diselidiki, rencana tingggal keempat warga negara Tiongkok itu sampai Juni 2017. Mereka menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan (BVK) yang hanya berlaku maksimum 30 hari.

"Kalau mereka wisatawan harusnya hanya satu bulan," ujar Ronnie.

Ditjen Imigrasi mengambil sikap tegas. Keempat WNA Tiongkok langsung dideportasi ke nagara asal. "Mereka langsung dipulangkan ke negara asalnya dengan pesawat yang sama," ujar Ronnie.

Adapun keempat data WNA asal Tiongkok yang visanya ditolak sebagai berikut:

1. Nama : LY
Warganegara : Tiongkok
Tanggal lahir: 27-07-1968
No Paspor : G29075676 berlaku s/d 11-05-2018

2. Nama : LZ
Warganegara : Tiongkok
Tanggal lahir: 17-11-1962
No Paspor : G28261004 berlaku s/d 14-03-2018

3. Nama : LW
Warganegara : Tiongkok
Tanggal lahir: 26-11-1953
No Paspor : G29066797 berlaku s/d 11-05-2018

4. Nama : SF
Warganegara : Tiongkok
Tanggal lahir: 19-08-1957
No Paspor : G29066798 berlaku s/d 11-05-2018
read more...
 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top